Kamis, 07 Juni 2012

Perbedaan Tuna,Tongkol,Cakalang



Ikan tuna sangat mirip ikan tongkol dan hampir sama..setelah saya telusuri
Memang benar bahwa  ikan tongkol merupakan jenis lain dari ikan tuna
Ikan cakalang juga digolongkan sebagai tuna,nama-nama lainnya di antaranya cakalan, cakang, kausa, kambojo, karamojo, turingan, dan ada pula yang menyebutnya tongkol. Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai skipjack tuna




Tuna adalah ikan laut yang terdiri dari beberapa spesies dari famili Scombridae, terutama genus Thunnus. Ikan ini adalah perenang handal (pernah diukur mencapai 77 km/jam). Tidak seperti kebanyakan ikan yang memiliki daging berwarna putih, daging tuna berwarna merah muda sampai merah tua. Hal ini karena otot tuna lebih banyak mengandung myoglobin dari pada ikan lainnya. Beberapa spesies tuna yang lebih besar, seperti tuna sirip biru (Thunnus thynnus), dapat menaikkan suhu darahnya di atas suhu air dengan aktivitas ototnya. Hal ini menyebabkan mereka dapat hidup di air yang lebih dingin dan dapat bertahan dalam kondisi yang beragam. Kebanyakan bertubuh besar, tuna adalah ikan yang memiliki nilai komersial tinggi.


Tuna memiliki bentuk tubuh yang sedikit banyak mirip dengan torpedo, disebut fusiform, sedikit memipih di sisi-sisinya dan dengan moncong meruncing. Sirip punggung (dorsal) dua berkas, sirip punggung pertama berukuran relatif kecil dan terpisah dari sirip punggung kedua. Di belakang sirip punggung dan sirip dubur (anal) terdapat sederetan sirip-sirip kecil tambahan yang disebut finlet. Sirip ekor bercabang dalam (bercagak) dengan jari-jari penyokong menutup seluruh ujung hipural. Di kedua sisi batang ekor masing-masing terdapat dua lunas samping berukuran kecil; yang pada beberapa spesiesnya mengapit satu lunas samping yang lebih besar. Tubuh kebanyakan dengan wilayah barut badan (corselet), yakni bagian di belakang kepala dan di sekitar sirip dada yang ditutupi oleh sisik-sisik yang tebal dan agak besar. Bagian tubuh sisanya bersisik kecil atau tanpa sisik. Tulang-tulang belakang (vertebrae) antara 31–66 buah.[1]


Aspek yang luar biasa dari fisiologi tuna adalah kemampuannya untuk menjaga suhu tubuh lebih tinggi daripada suhu lingkungan. Sebagai contoh, tuna sirip biru dapat mempertahankan suhu tubuh 75-95 °F (24-35 °C), dalam air dingin bersuhu 43 °F (6 °C). Namun, tidak seperti makhluk endotermik seperti mamalia dan burung, ikan tuna tidak dapat mempertahankan suhu dalam kisaran yang relatif sempit.[2]

Tuna mampu melakukan hal tersebut dengan cara menghasilkan panas melalui proses metabolisme. Rete mirabile, jalinan pembuluh vena dan arteri yang berada di pinggiran tubuh, memindahkan panas dari darah vena ke darah arteri. Hal ini akan mengurangi pendinginan permukaan tubuh dan menjaga otot tetap hangat. Ini menyebabkan tuna mampu berenang lebih cepat dengan energi yang lebih sedikit


Jenis-jenis tuna :

Ada lebih dari 48 spesies tuna. Marga Thunnus sendiri memiliki 9 spesies:

    * Thunnus alalunga (Bonnaterre, 1788), tuna albakora, 105 sentimeter (41 in)
    * Thunnus albacares (Bonnaterre, 1788), madidihang atau tuna jabrig.
    * Thunnus atlanticus (Lesson, 1831), tuna sirip hitam.
    * Thunnus maccoyii (Castelnau, 1872), tatihu.
    * Thunnus obesus (Lowe, 1839), tuna mata besar.
    * Thunnus orientalis (Temminck & Schlegel, 1844), tuna sirip biru Pasifik.
    * Thunnus thynnus (Linnaeus, 1758), tuna sirip biru.
    * Thunnus tonggol (Bleeker, 1851), tongkol abu-abu.
    * Thunnus karasicus (Lesson, 1831), tuna karasik.

Di samping itu, masih ada beberapa anggota marga lain dari suku Scombridae yang juga digolongkan sebagai tuna:

    * Allothunnus fallai (Serventy, 1948).
    * Auxis rochei (Risso, 1810).
    * Auxis tongolis (Bonnaterre, 1788).
    * Auxis thazard (Lacepede, 1800), tongkol krai.
    * Euthynnus affinis (Cantor, 1849), tongkol como.
    * Euthynnus alletteratus (Rafinesque, 1810).
    * Euthynnus lineatus (Kishinouye, 1920).
    * Gymnosarda unicolor (R├╝ppell, 1836).
    * Katsuwonus pelamis (Linnaeus, 1758), cakalang.
    * Thunnus lineaus (Temminck & Schlegel, 1844).


Cakalang beda sama tongkol, tapi masih sama2 satu keluarga dengan ikan tuna juga. Dari ukurannya, cakalang besar2 , umumnya 1 sampe 5 kg/ ekor tidak bersisik, agak lebih terang dari tongkol. Dan disisi badannya seperti ada motif bergaris2 gitu… Ada sebagian orang bilang, cakalang = tongkol putih. Cakalang lebih dikenal di indonesia timur, karena hidupnya di laut dalam. Harganya lebih murah drpd ikan tongkol.
Kalo tongkol, warnanya lebih gelap dari cakalang, dan lebih langsing dan menjadi hidangan yg umum di pulau jawa.
Kalo Tuna, ukurannya guedeee bgt, yg umum ditangkap adalah sekitar 35 kg ke atas. Ada juga baby tuna, anak tuna yg belum besar, beratnya sekitar 5 kg-an. jenisnya macam2, ada big eye, blue fin, atau yellow fin. Untuk sushi, biasanya orang jepang suka bgt yg jenis blue fin, harganya bisa nyampe 350rb/kg. Tapi kalo yang lain sih, tergantung jenis dagingnya, kalo fillet, antara 20 ribu-80 ribu di pasaran (ini harga untuk pasar umum).

Tekstur dagingnya hampir mirip, tapi rasa jelas beda.
Mereka sama2 termasuk ikan pengelana yang selalu rombongan kalo berenang.
Buat orang2 yang sensitif dengan alergi, harus hati2. Kadang2, berasa gatal di mulut, atau bibir menjadi tebal bila kita kena alergi. Saya sendiri bukan yg alergi ikan2 tsb, tapi kadang2, ntah mungkin karena penjual pindang tongkol di pasar salah mengolah, atau ikannya yg bermasalah, pernah juga sih, kena gatel2 di mulut. Tapi cepet juga ilangnya.